Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tentang Kewajiban Latihan Hygiene Perusahaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Bagi Tenaga Para Medis Perusahaan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI

NOMOR PER-01/MEN/1979.

TENTANG

KEWAJIBAN LATIHAN HYGIENE PERUSAHAAN KESEHATAN

DAN KESELAMATAN KERJA BAGI

TENAGA PARA MEDIS PERUSAHAAN MENTERI

TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI

Menimbang:      

1.      Bahwa pelaksanaan perlindungan dan perawatan tenaga kerja terhadap kesehatan dan  keselamatan di  tempat  kerja  perlu dijamin penyelenggaraanya sehingga betul-betul dapat dinikmati oleh para tenaga kerja;

2.      Bahwa tenaga kerja para medis Hygiene perusahaan- perusahaan dan keselamatan kerja harus dapat melaksanakan usaha penyelenggaraan hygiene perusahaan, kesehatan dan keselamatan kerja diperusahaan/tempat kerja masing-masing;

3.      Bahwa untuk dapat melaksanakan tugas-tugas penyelenggaraan tersebut tenaga para medis hygiene perusahaan dan keselamatan kerja harus mendapatkan latihan dalam bidang hygiene perusahaan, kesehatan dan keselamatan kerja;

4.      Bahwa untuk melaksanakan usaha-usaha tersebut pada angka

3,   maka perlu dikeluarkan peraturan tentang kewajiban latihan hygiene Perusahaan,  Kesehatan  dan   Keselamatan Kerja bagi tenaga para medis Perusahaan.

Mengingat:        

1.      Undang-Undang No. 14 Tahun 1969;

2.      Pasal 9 ayat 3 Undang-Undang No.1 Tahun 1970;

3.      Keputusan Presiden R.I No. 44 dan 45 tahun 1975.;

4.      Peraturan Menteri Tenaga Kerja Transkop No. Per/01/Men 76;

5.      Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.71/Men 78.

MEMUTUSKAN

Menetapkan: PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI TENTANG KEWAJIBAN LATIHAN HYGIENE PERUSAHAAN, KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA BAGI TENAGA PARA MEDIS DAN PERUSAHAAN.

Pasal 1

Setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga para medis diwajibkan untuk mengirimkan setiap tenaga kerja tersebut untuk mendapatkan latihan dalam bidang Hygiene Perusahaan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Pasal 2

Yang dimaksud tenaga para medis ialah tenaga para medis yang ditunjuk atau ditugaskan untuk melaksanakan atau membantu penyelenggaraan tugas-tugas hygiene perusahaan, kesehatan dan keselamatan kerja diperusahaan atas petunjuk dan bimbingan dokter perusahaan.

Pasal 3

Pusat dan Balai Bina Hygiene Perusahaan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja ditunjuk untuk menyelenggarakan latihan dalam lapangan hygiene perusahaan, kesehatan  dan  keselamatan  kerja  dalam  pasal  1  serta  melaporkan  tugas-tugas tersebut kepada Direktur Jenderal Perlindungan dan Perawatan Tenaga Kerja.

Pasal 4

(1)     Setiap tenaga para medis yang telah dapat menyelenggarakan latihan akan mendapatkan sertifikat.

(2)     Dengan   sertifikat   tersebut   tenaga   kerja   medis   yang   bersangkutan  telah memenuhi syarat-syarat    untuk    menyelenggarakan    pelayanan hygiene perusahaan dan kesehatan kerja sesuai dengan fungsinya.

Pasal 5

Segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan latihan Hygiene perusahaan, Kesehatan Kerja tersebut akan ditentukan oleh Kepala Pusat Bina Hygiene perusahaan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Pasal 6

Perusahaan-perusahaan yang tidak melaksanakan ketentuan-ketentuan tersebut pada pasal 1 dari peraturan ini diancam dengan hukuman sebagaimana dimaksud pada pasal 15 ayat (2) Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Pasal 7

Pegawai   Pengawas   Kesehatan   Kerja   akan   melakukan   pengawasan   terhadap ditaatinya ketentuan sebagaimana tersebut pada pasal 1.

Pasal 8

Peraturan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di: Jakarta

Pada tanggal: 28 Pebruari 1979

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ttd

Harun Zain

Kami Butuh Bantuanmu

JIka ada kesalahan dalam penulisan lainnya silakan hubungi kami

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Yang lainnya